Skip to content
Tuesday, April 21
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

anunkblog.com
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
Home>>Lifestyle>>7 Tips Membangun Personal Branding Agar Mudah Dalam Pergaulan
Lifestyle

7 Tips Membangun Personal Branding Agar Mudah Dalam Pergaulan

admin
June 20, 20210

Personal branding telah menjadi penting setiap harinya. Setiap orang secara sadar dan tidak sadar melakukan personal branding terutama di dunia digital. Namun, tidak semua orang melakukan personal branding secara efektif. Artikel ini akan memberikan tips bagaimana membuat personal branding yang kuat.

Sebelum kita menuju tips membuat personal branding yang kuat, kita harus memahami terlebih dahulu definisi dari personal branding dan juga pengertian dari branding itu sendiri. Bagi yang belum paham, Anda bisa meninjau ulang pengertian branding di sini!

Personal branding adalah kualitas-kualitas yang diasosiasikan kepada seseorang, misalnya kita bisa digambarkan sebagai sesorang yang introvert, ekstrovert, pemikir, karismatik, sederhana, rumit, santai, profesional, dan lain-lain. Personal branding juga membuat orang lain memprediksi bagaimana kita bereaksi terhadap siuasi yang menimpa kita.

Semua usaha personal branding seseorang dilakukan sendiri secara sadar dan terkonsep dengan jelas. Pada intinya, personal branding adalah kualitas-kualitas yang Anda proyeksikan untuk orang lain lihat atau pahami mengenai Anda.

Agar lebih terukur, Anda bisa memahami terlebih dahulu tingkat kedekatan dalam tentang bagaimana orang lain mengenal Anda melalui personal branding. Konsultan Branding dan Visual Communicator dari Solarex Imaging Chow Wei-Ming membaginya dalam lima tingkatan:

Tingkat Intim. Ketika keluarga dan sahabat mengetahui diri Anda secara sangat personal dari mulai kebiasaan, keanehan, kesukaan Anda. Tidak ada yang perlu disembunyikan dari mereka karena mereka telah mengenal baik dan buruknya Anda.
Tingkat Teman. Ketika teman yang Anda temui sehari-hari mengetahui Anda secara umum dari lingkungan kerja saja. Namun, mereka bukan sahabat yang dekat Anda, dan mereka berada di kalangan yang tidak eksklusif bagi Anda.
Tingkat Kenalan. Ketika orang yang Anda temui sekali atau dua kali di suatu acara mengetahui kualitas Anda di level permukaan saja. Mereka mungkin hanya melihat satu dari puluhan sisi diri Anda dan mereka biasanya hanya mengetahui diri Anda dari sumber lain atau secondary resource.
Tingkat Audiens. Sekelompok orang mengetahui Anda dari jauh, dari sumber-sumber lain (artikel yang Anda tulis atau mengenai Anda, desain yang Anda buat, foto yang Anda pamerkan, percakapan atau diskusi mengenai Anda), tapi Anda mungkin tidak mengenal mereka. Kelompok ini hanya mengenal Anda hampir hanya berbasis reputasi Anda.
Tingkat Orang Asing. Kelompok ini sama sekali tidak mengenal Anda dan mereka hanya menilai Anda 100% dari bagaimana Anda merepresentasikan diri pada mereka.
Tingkat kedekatan di atas menjadikan personal branding lebih strategis karena kita menjadi benar-benar tahu apa dan bagaimana mengkomunikasikan pesan personal branding kita ke kelompok tertentu.

Kelompok Kenalan, Audiens, dan Orang Asing adalah kelompok yang sangat potensial bagi Anda untuk memantapkan personal branding Anda maupun bisnis Anda.

Personal branding adalah sesuatu yang bisa Anda rencanakan dan kendalikan. Sementara itu, semua orang pasti memiliki penilaian mengenai diri Anda maupun bisnis Anda. Dan, hal ini akan erat kaitannya dengan reputasi seseorang atau sebuah perusahaan.

Jika Anda tidak peduli terhadap hal tersebut, maka silakan memberikan kekuasaan penuh bagi siapapun untuk menilai personal brand Anda. Namun, ini adalah hal yang sebenarnya bisa dikendalikan arahnya, mengapa tidak Anda berusaha membentuknya sesuai dengan visi pribadi?

Ingatlah bahwa orang lebih nyaman berbisnis atau berinteraksi dengan orang yang mereka tahu, suka, atau percaya. Jika orang tidak memiliki persepsi mengenai Anda, akan sulit mereka untuk menyukai apalgi memepercayai Anda sehingga mereka pun akan berpikir dua kali untuk berbisnis dengan Anda.

Berikut adalah tujuh tips untuk membuat personal branding yang kuat.

1. Tentukan Tujuan Personal Branding

“Apa tujuan Anda ingin dikenal orang lain?”

Sebelum melangkah lebih jauh dengan personal branding, Anda harus dapat menjawab pertayaan yang esensial tersebut.

Harus. Jika Anda tidak mau atau gagal menjawab pertanyaan tersebut, maka kita tidak perlu berdiskusi lebih jauh lagi.

Tentukan tujuan atau goals personal branding Anda. Tujuan atau goals harus bersifat jangka panjang, ambisius, dan spesifik, misalnya:

Menjadi figur yang menjadi referensi atau top of mind di segala hal yang berhubungan dengan kerajinan tangan dari kertas
Menjadi pembicara dari satu event disrupsi ekonomi ke event lain
Dikenal sebagai ahli di bidang kecantikan
Meidina Suci Kania adalah seorang influencer untuk gaya hidup dan kecantikan. Personal brand-nya kaniadachlan memiliki nama yang berbeda dengan nama aslinya. Namun, semua hal di dalam akun, website, blog, YouTube, semua menyajikan personality dan wajahnya.

Ketika membangun personal branding goals, Anda harus melihat bagaiamana orang yang Anda gemari menampilkan diri mereka secara online. Hal ini termasuk pelajari bagaimana ia menyampaikan idenya melalui tulisannya, videonya, hingga fotonya.

2. Lakukan Riset Personal Branding

Pertanyaan selanjutnya adalah, “bagaimana Anda ingin dikenal oleh orang lain?”

Apakah Anda ingin dikenal sebagai orang yang pintar tapi membosankan? Cerdas dan humoris? Stylish dan humoris? Bagaimana Anda ingin bisa diingat oleh orang lain?

Anda harus benar-benar melakukan riset yang mendalam untuk memahami unique selling point atau hal-hal apa yang bisa membedakan diri Anda dari influencer lain.

Yang terpenting dalam hal ini adalah menemukan sesuatu yang Anda bisa atau telah kuasai dan orang lain tidak atau belum. Kemudian, jadikan itu sebagai “superpower”, latih terus menerus, dan jadikan itu ceruk atau niche Anda.

Selanjutnya, jadilah ahli di niche Anda dan selalu berorientasi pada growth, yang berarti tidak berhenti belajar meskipun Anda telah menemukan niche Anda.

3. Tentukan Personal Brand Anda

Setelah menentukan tujuan dan melakukan riset tentang personal branding, Anda baru bisa melangkah dengan mantap ke tahap menentukan personal brand.

Anda bertanya, “bagaimana saya bisa yakin untuk pada akhirnya menentukan personal branding?”

Apapun yang Anda lakukan; menulis, mendesain, fotografi, dan lain sebagaianya, selalu ada ratusan hingga ribuan orang lainnya di luar sana yang melakukan hal yang sama.

Lalu, bagaimana Anda bisa “memenangkan” persaingan di antara mereka?

Penulis, desainer, dan fotografer mungkin sama-sama menulis, mendesain, dan mengambil foto. Namun, Anda bisa menjadi beda di antara ratusan atau ribuan orang lainnya dengan Bagaimana dan Mengapa Anda melakukan pekerjaan tersebut.

Personal brand Anda adalah keunikan yang Anda punya sejak dulu atau baru Anda temukan/ciptakan setelah membaca tulisan ini.

Seth Godin, penulis dan ahli marketing dunia, pernah mengatakan, “Orang tidak membeli barang atau layanan. Melainkan, mereka membeli hubungan, cerita, dan keajaiban.”

Benarkah?

Secara ilmiah telah terbukti melalui sebuah riset yang dilakukan oleh Nielsen, 83% responden lebih mempercayai rekomendasi dari teman dan keluarga daripada perusahaan pemilik brand itu sendiri.

Temukan keunikan Anda dengan menjawab pertanyaan Bagaimana dan/atau Mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan, posisikan diri Anda di antara teman atau audiens Anda.

Ketika Anda telah menemukan jawaban dari itu semua, maka Anda telah menentukan personal brand secara benar.

4. Buat Konten yang Otentik dan Bernilai

Menemukan keunikan diri saja tidak cukup.

Setelah itu, Anda harus melangkah lebih jauh dengan “memasarkan” personal brand yang telah Anda tentukan di langkah sebelumnya.

“Bagaiman caranya?” Anda bertanya.

Konten, tentu saja. Komunikasikan dan pasarkan semua nilai dari personal brand Anda melalui konten-konten yang berkualitas.

Tulisan, video, presentasi, foto, dan berbagai macam konten akan berhasil memasarkan personal brand Anda hanya ketika konten tersebut otentik dan bernilai bagi audiens Anda.

Content marketing adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar lagi oleh brand manapun. Termasuk Anda.

Blog merupakan yang bagus untuk membangun personal brand melalui konten. Selain itu, Anda harus memiliki strategi dalam membuat konten termasuk membuat variasi konten melalui video, tulisan, ebook, foto, infografik, presentasi, dan masih banyak lagi.

Jangan menjadi orang lain. Jadilah Anda yang otentik karena audiens bukan mengharapkan Anda menjaga imej secara sempurna di dunia digital.

Audiens mencari koneksi emosional dengan Anda melalui konten yang mengandung nilai-nilai personal brand Anda.

Anda mungkin seorang desainer yang berjuang melawan depresi, rundungan, perdebatan orientasi seksual dan hal manusiawi lainnya. Memiliki personal brand bukan berarti memiliki hidup yang selalu manis ceritanya.

Kembangkanlah personal brand tapi janganlah berhenti menjadi manusia karena dengan menjadi manusia, orang akan lebih mengetahui, menyukai, dan mempercayai Anda.

5. Konsisten

Konsistensi adalah kata kunci dalam membangun personal brand.

Dengan mempraktikan konsistensi maka Anda telah membuktikan kalau Anda pantang menyerah dan dipastikan Anda akan memetik buahnya.

Akamine Yukio adalah salah satu contoh personal brand paling konsisten yang bisa Anda temukan di Instagram. Dengan konsistensinya, kini media yang relevan di industrinya melabeli Akamine sebagai ikon style pria dari Jepang. Ia sangat sukses dalam melakukan social media marketing dalam konteks personal branding.

Dan, dari Akamine kita bisa melihat bahwa umur bukanlah halangan untuk memiliki personal brand yang kuat. Konsistensi adalah tantangannya.

6. Fokus Pada Niche Anda
Memang benar jika Anda berpikir bahwa, “kita tidak akan bisa membangun sebuah brand tanpa audiens.”

Tidak ada yang salah dari pernyataan itu. Yang salah adalah ketika mencoba sangat keras untuk membuat semua orang tertarik kepada personal brand Anda.

Hal tersebut bukanlah dan jangan pernah menjadi orientasi ketika membangun personal brand Anda.

Apa yang harus dilakukan?

Fokuslah pada niche Anda yang telah dibahas di atas, dan berusahalah untuk hanya menarik mereka yang memilki pemikiran yang sama di setiap konten yang Anda tawarkan.

Bangunlah sebuah komunitas di media sosial yang platform-nya sesuai dengan personal brand yang ingin Anda bangun. LinkedIn, misalnya, bagus untuk membangun jejaring profesional, dan Twitter bagus untuk mempromosikan konten-konten yang orisinal.

Fokuslah untuk memancing ikan di kolam yang benar dengan umpan yang berkualitas.

7. Investasi Untuk Personal Branding
Kini Anda telah memiliki konsep besar mengenai personal branding, dan hal itu merupakan aspek strategis yang bagus.

Akan tetapi, terkadang, tidak semua orang adalah desainer, penulis, fotografer, atau web developer yang baik.

Melakukan investasi dalam personal branding bukanlah hal yang tabu dan tidak selalu harus mahal. Platform seperti Sribulancer menyediakan banyak freelance copywriter, web designer, developer, photographer, atau designer dengan portfolio yang menjanjikan untuk membantu mengembangkan personal branding seseorang.

Related tags : gaya hidupmasyarakat sosialpercaya diripergaulanpersonal branding

Previous Post

Berikut 5 Langkah Mengatasi Diare Secara Alami, Patut Dicoba!

Mengatasi Diare

Next Post

PARA PENJUAL BARU KETAHUI JENIS PRODUK YANG DILARANG UNTUK DIJUAL PADA PADI UMKM BAGIAN III

PaDi

Related Articles

Lifestyle

Psikolog Keluarga Jelaskan Sejumlah Faktor yang Menyebabkan KDRT

Studio Tempat Olahraga Jakarta Lifestyle

Booking Studio Tempat Olahraga Jakarta Kini Bisa Secara Online

Lifestyle

Ramalan Zodiak Besok, Minggu 5 April 2020: Virgo Harus Keluar dari Zona Nyaman, Libra Banyak Pilihan

Lifestyle

Lezatnya Tumis Babat Manis Bikin Semua Langsung Ketagihan

Lifestyle

Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat: Mendapat Kemudahan Hidup di Dunia dan Akhirat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seedbacklink

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • October 2024
  • August 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • March 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

© 2026 ANUNK BLOG | WordPress Theme Ultra News
  • About Us
  • Categories
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sample Page