Skip to content
Sunday, April 19
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

anunkblog.com
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
Home>>Uncategorized>>Update Kasus Bocah SMP di Malang Dibully, Jari Diamputasi & Trauma Berat, Pelaku Diduga Ada 7 Orang!
Uncategorized

Update Kasus Bocah SMP di Malang Dibully, Jari Diamputasi & Trauma Berat, Pelaku Diduga Ada 7 Orang!

admin
February 6, 20200

Simak update kasus viral bocah SMP di Malang, MS (13) yang diduga dibully oleh teman temannya. MS harus menjalani operasi untuk mengamputasi jari tengah kanannya. Operasi dilakukan di Rumah Sakit Umum Lavalette Kota Malang, tempat MS menjalani perawatan intensif.

Jari MS sudah tidak berfungsi sehingga harus diamputasi. Seperti yang diberitakan sebelumnya, viral video bocah SMP yang merintih kesakitan. Jari jarinya nampak membiru.

Ia menangis histeris karena kesakitan. Bocah tersebut diduga sebagai korban pembully an. Pihak kepolisian juga telah menyelidiki kasus ini.

Kini, MS harus kehilangan jari tengahnya. Operasi dilakukan pada Rabu (5/2/2020) malam. "Operasi tadi malam.

Masuk pukul 18.00 WIB sampai 21.20 WIB," kata aufik (47), paman MS, saat ditemui di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rabu (5/2/2020), dikutip dari Kompas.com. Taufik mengatakan operasiamputasiitu atas keputuan dari tim medis. Dokter, kata Taufik, mengatakan jaringan jari MS sudah mati sehingga harus diamputasi.

Dua ruas di jari tengah tangan kanan korban harus diamputasi. MS menangis harus mengalami nasib yang malang. Ia syok kehilangan jari tengahnya.

"Fokus kami psikis, akibat operasi mau tidak mau syok, karena kehilangan jarinya," katanya. MS didugadibullyteman sekolahnya yang berjumlah 7 orang. Pelaku mengaku telah melakukan aksi kekerasan meski motifnya bercanda.

Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan, tubuh MS sempat diangkat beramai ramai, kemudian korban dibanting di lantai paving oleh teman temannya. "Diangkat beramai ramai begitu. Terus dibanting ke paving dalam kondisi terlentang," kata Leonardus.

Tak hanya itu, korban juga sempat dilempar ke pohon oleh para pelaku dengan cara yang sama. Kata Leonardus, para pelaku mengaku melakukan hal itu kepada MS karena iseng atau bercanda. Mereka tak sadar atas perbuatannya itu dapat membahayakan korban.

"Kejadian itu dilakukan saat sekolah lagi istirahat. Mengakunya mereka iseng bercanda," kata Leo. Akibatnya perlakuan temannya, tubuh MS lebam dan jarinya harus diamputasi.

Ketujuh siswa tersebut terancam sanksi pidana. Polresta Malang Kota sudah menaikkan status kasus tersebut, dari penyelidikan ke penyidikan. Sudah ada 15 saksi yang diperiksa terkait kasus itu.

"Kami sudah menaikkan status dari tahap penyelidikan menuju tahap penyidikan. Kami sudah memeriksa total 15 saksi dari pihak keluarga korban dan terduga pelaku. Juga dari pihak sekolah. Kami sudah mengantongi dua alat bukti," ujar dia.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan kejadian didugadibullyitu sudah terjadi pada pekan lalu. Awalnya korban memilih untuk tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Namun, ia melaporkan kasus itu setelah kasusnya viral dan menjadi perbincangan banyak orang.

Polisi mengaku masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembullyan tersebut. Pihaknya berhati hati sebab korban dan pelaku masih di bawah umur. "Kita masih dalam tahap penyelidikan.

Karena kita belum bisa menyentuh pada para saksi yang ada di sekolah, termasuk juga murid murid yang terlibat,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata di Mapolresta Malang, Sabtu (1/2/2020), dikutip dari Kompas.com. Karena pelaku dan korban masih di bawah umur, Polresta Malang Kota menangani kasus itu dengan perpedoman pada Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. “Kita tindaklanjuti. Untuk pasal, pasal 80 ayat 2 karena ini luka berat. Ancamannya juga 5 tahun dengan Rp 100 juta,” katanya.

Leonardus mengatakan korban mengalami sejumlah luka memar. Selain itu, MS pun masih trauma atas kejadian itu. “Kemarin kita sudah besuk di Rumah Sakit Lavallette, menyaksikan bahwa kondisi korban masih sakit.

Di beberapa bagian tubuhnya, di bagian pergelangan tangan, pergelangan kaki, juga di bagian punggung belakang masih ada bekas memar,” katanya. “Korban masih belum bisa banyak bercerita karena korban masih trauma,” katanya. Sampai sejauh ini, masih ada dua saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik Polresta Malang Kota, yakni ibu dan paman korban.

Rencananya, penyidik juga akan memeriksa pihak sekolah, termasuk tujuh siswa yang terlibat dalam aksi bully. “Masih dua saksi yang diperiksa. Ibunya dan pamannya. Selanjutnya nanti dari pihak sekolah.

Mungkin dari guru guru atau kepala sekolah. Otomatis kita panggil orang tua dari yang bersangkutan. Tapi ini karena anak, kita hormati hak haknya,” katanya. Di kesempatan yang berbeda, Kepala SMPN 16 Kota Malang Syamsul Arifin mengatakan tindakan diduga bully itu bermula dari gurauan antar siswa.

Ada tujuh siswa yang diduga melakukan perundungan namun masih belum pasti apa yang terjadi sebenarnya. Pihak sekolah pun mengaku masih melakukan penyelidikan. “Secara kronologi patut diduga ada kekerasan yang terjadi disekolah.

Tetapi kami masih belum tuntas menyelesaikan hal itu, karena masih berproses,” kata Syamsul saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Jumat (31/1/2020). Menurut Syamsul, tindakan kekerasan itu bukan kesengajaan. "Tapi bergurau seusia anak, karena yang melakukan anak anak yang tidak punya rekam jejak kenakalan yang sangat keras,” kata Syamsul.

Selain itu, menurut Syamsul, antara korban dan pelaku sudah saling akrab, karena sama sama aktif di organisasi yang ada di sekolah tersebut. Syamsul tidak mengetahui pasti kapan bully itu terjadi. Syamsul mengatakan bahwa diduga bully itu terjadi pada pekan lalu.

Korban masih sempat masuk ke sekolah setelah mengalami bully, sampai akhirnya harus dirawat di rumah sakit karena luka lebam yang dideritanya. “Anak yang jadi korban itu memang anak yang diam sekali. Anak pintar sekali,” kata Syamul. Pihak sekolah sudah mendatangi korban di rumah sakit.

Menurut Syamsul, pihaknya juga sudah mempertemukan seluruh orangtua korban dan pelaku. Pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan. Salah satunya adalah tentang pembiayaan perawatan korban.

Orangtua siswa yang menjadi pelaku sudah sepakat untuk menanggung seluruh biaya perawatan korban. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Zubaidah mengaku sudah meminta keterangan dari siswa yang melakukan bully itu. Hasilnya, Zubaidah mengatakan, tidak ada kekerasan.

Sebab, pelaku bermaksud bercanda terhadap korban. “Kesimpulan sementara bukan kekerasan, tapi bercanda,” kata Zubaidah. Kasus diduga pembullyan di SMPN Kota Malang itu mencuat pada Jumat (31/1/2020).

MS (13) siswa kelas 7 yang menjadi korban bully harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang. Sementara, aksi bully itu terjadi pada pekan lalu. Terdapat tujuh siswa kelas 7 dan kelas 8 yang terlibat aksi bully tersebut.

Meski pihak sekolah mengaku kejadian tersebut hanyalah bercanda, MS mengalami lebam di beberapa bagian. Kejadian tersebut perlu diselidiki sehingga penyebab lebam dan trauma yang dialami MS bisa terkuak. Begitu juga dengan pelaku yang melakukan tindakan tersebut.

Related tags : dibullymalangnasionalsmptraumaumum

Previous Post

Jadi Ibu dan Ayah untuk Anak, Ririn Ekawati Banting Tulang Setiap Hari, Jadi Artis dan Jalani Bisnis

Next Post

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Pada 14 Februari 2020

Related Articles

Uncategorized

Hiski Girang Divonis 2 Tahun Penjara Bacok Kepala Desa

Uncategorized

Liga Vietnam akan Bergulir Lagi 15 Mei, Begini Cara Vietnam Kalahkan Pandemi Virus Corona

Uncategorized

Waspada Bengkulu Hujan Petir Info BMKG – Prakiraan Cuaca 33 Kota Besok Minggu 31 Mei

Uncategorized

Legenda MU Ungkap Faktor Penyebab Turunnya Performa Liverpool Usai Juara Liga Inggris

Uncategorized

Pemprov Jatim Rilis Nama-Nama Peserta Lolos Seleksi Masa Sanggah CPNS 2019, Cek Namamu di sini!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seedbacklink

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • October 2024
  • August 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • March 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

© 2026 ANUNK BLOG | WordPress Theme Ultra News
  • About Us
  • Categories
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sample Page