Skip to content
Monday, June 1
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

anunkblog.com
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
anunkblog.com

ANUNK BLOG

Blog Inspirasi Kehidupan

  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Lifestyle
  • Techno
Home>>Uncategorized>>Kemendikbud Pastikan Bisa Berkolaborasi dengan Kemeristek Soal Riset di Perguruan Tinggi
Uncategorized

Kemendikbud Pastikan Bisa Berkolaborasi dengan Kemeristek Soal Riset di Perguruan Tinggi

admin
January 31, 20200

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Naim memastikan pihaknya akan dapat bersinergi dengan Kementerian Riset dan Teknologi terkait pelaksanaan riset di perguruan tinggi. Pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo, tugas pengelolaan perguruan tinggi berada di bawah Kemendikbud. Sebelumnya pengelolaan perguruan tinggi berada dalam lingkup Kemenristek.

"Kemarin pak Menristek bicara bersama dengan mas menteri di depan rektor rektor untuk menjelaskan bahwa masalah kordinasi riset di Ristek itu tidak menghambat," ujar Ainun di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020). Ainun memastikan tanggung jawab pelaksanaan riset tetap berada di bawah Kemenristek. Sementara pengelolaan perguruan tinggi menjadi tanggung jawab Kemendikbud.

Ainun memastikan kedua kementerian bakal menjalankan koordinasi pada bidang riset di perguruan tinggi. "Mereka tetap bisa menjalankan riset risetnya dikoordinasi Menristek tetapi perguruan tinggi secara keseluruhan tanggung jawabnya di Dikbud. Enggak masalah. Nanti kita selalu koordinasi dengan Menristek," tutur Ainun. Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brojonegoro mengatakan pihaknya masih bertanggungjawab dalam penge­lolaan riset di perguruan tinggi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong BUMN turut berperan dalam pengembangan riset dan inovasi yang dilakukan anak anak bangsa. Diketahui di era persaingan global saat ini, negara negara berkompetisi untuk memperoleh keunggulan, sehingga membutuhkan komitmen dan keberanian untuk melakukan riset dan inovasi. Melalui riset yang berkesinambungan dan melahirkan inovasi, negara pada akhirnya akan mendapatkan keunggulan kompetitif.

Dukungan terhadap hal tersebut harus diberikan dalam porsi yang lebih besar oleh seluruh pihak. Dalam keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi memandang tugas dan fungsi dukungan tersebut sudah selayaknya turut dibebankan kepada BUMN BUMN. Menurutnya, di era sekarang, gerak BUMN semestinya tak lagi terbatas hanya pada kegiatan usaha atau produksi barang barang dan layanan bernilai ekonomis saja.

Jokowi mencontohkan BUMN seperti Pertamina harus lebih berperan besar dalam mendukung pengembangan industri katalis. "Jangan takut dan malah menghindar. Kita ingat, keuntungan Pertamina itu bukan hanya miliar, bukan hanya Rp 1 triliun atau Rp 2 triliun, tapi sudah terakhir di atas Rp 20 triliun. Jadi kalau dipakai untuk riset seperti ini saya kira tidak ada ruginya," ujar Jokowi selepas berdialog dengan Prof Subagjo dari ITB dalam acara Pembukaan Rakornas Kemenristek/BRIN Tahun 2020 di kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020). Januari 2020, nNama Pertamina disebut Subagjo yang bersama timnya di ITB sedang melakukan riset mengenai teknologi katalis.

Melalui riset yang sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1982 tersebut Subagjo memiliki harapan besar untuk mewujudkan kemandirian bangsa terhadap kebutuhan katalis industri yang sebagian besar masih didapat dari impor. Mulanya, Subagjo menceritakan kepada Presiden mengenai awal mula risetnya yang dilatarbelakangi banyaknya limbah sawit yang terbuang industri. Padahal, apabila diolah sedemikian rupa, limbah sawit tersebut dapat dikonversi menjadi olahan minyak bumi.

"Karena saya belajar tentang katalis, diminta mencari katalis yang cocok untuk proses tersebut. Kami lakukan dan memang kami sangat gembira waktu itu. Senior senior kami juga beberapa bilang reaksi itu menghasilkan cairan yang kadang kadang baunya seperti solar, tergantung pada kondisi operasinya," tuturnya. "Maksudnya, kalau temperatur tinggi hasilnya gas, bisa jadi elpiji. Kalau temperatur lebih rendah, nanti diperoleh bensin. Lebih rendah lagi kerosene. Kerosene itu bahan baku avtur. Lebih rendah lagi bisa solar," tambahnya. Namun, untuk melakukan riset di bidang tersebut ternyata tidak mudah karena membutuhkan dukungan industri dan dana yang besar.

Subagjo dan timnya terpaksa harus menghentikan riset mereka saat itu karena kesulitan menemukan mitra industri. "Padahal kami punya (resep) katalis yang baik untuk proses tersebut," ucapnya. Baru kemudian sekitar tahun 2000 riset tersebut dapat diteruskan kembali setelah menjalin kerja sama dengan Pertamina untuk mengembangkan katalis yang digunakan di BUMN tersebut.

"Sebentar, ini urusan dengan Pertamina ini. Pernah enggak dibantu dalam rangka katalis tadi dari Pertamina?" tanya Presiden begitu mendengar nama Pertamina disebut. "Dibantu, Pak. Kami sangat terbantu banyak dan ada alat yang harganya Rp 8 miliar, itu ada di laboratorium kami atas bantuan Pertamina," jawabnya. Jumlah yang disebutkan tersebut dinilai terlalu kecil oleh Presiden.

Apalagi mengingat keuntungan Pertamina yang jauh lebih besar dan subjek riset yang tergolong sebuah penemuan besar yang dapat memajukan perekonomian negara. Subagjo kemudian mengatakan bahwa bantuan terakhir yang diterima oleh timnya dari Pertamina sebesar Rp 46 miliar. Namun, itu pun dinilai Presiden masih belum cukup. "Rp 46 miliar? Tapi kecil juga, karena dana sawit kita sekarang mungkin sudah mendekati Rp 30 triliun. Untuk apa ini hanya disimpan saja? Saya sudah perintahkan ke menteri saat itu untuk diperbanyak bantuan ke ITB urusan katalis ini," kata Presiden.

Subagjo menyatakan, untuk mendukung dan melanjutkan risetnya, diperlukan pabrik katalis yang dibangun di dalam negeri. Dengan adanya pabrik tersebut, ia bersama timnya akan lebih leluasa mengembangkan risetnya sehingga akan benar benar bermanfaat bagi kebutuhan industri dalam negeri. "Sangat penting sekali dalam membangun pabrik katalis. Sejak dua tahun saya sudah menginginkan ada pabrik katalis sehingga resep resep katalis yang kami kembangkan itu tidak akan lepas ke luar negeri," ujarnya.

Presiden kemudian mengungkap, Pertamina dalam beroperasinya membutuhkan kurang lebih 50 katalis yang hanya 3 di antaranya yang mampu diproduksi sendiri. Berdasar fakta tersebut, riset yang dilakukan Subagjo dan timnya menjadi sangat relevan dan akan segera ditindaklanjuti olehnya melalui rapat terbatas khusus bersama jajaran terkait. Kepala Negara berharap agar dengan hasil riset dan pembangunan industri katalis tersebut di masa mendatang akan diperoleh efisiensi, utamanya melalui kebijakan B20 dan seterusnya dengan menggunakan bahan dan proses yang sepenuhnya dilakukan di dalam negeri.

"Upaya upaya anak bangsa seperti ini harus didukung penuh, tidak boleh dihambat. BUMN seperti Pertamina harus lebih berperan besar untuk mendukung pengembangan industri katalis. Badan Pengelola Dana Sawit juga harus aktif mendukung riset riset yang sangat berdampak besar seperti ini," kata Jokowi.

Related tags : ainun naimbambang brodjonegorokemendikbudkemenristeknasionalrisetumum

Previous Post

Polisi Tolak Gelar Razia di Apartemen Kalibata City

Next Post

Hasil Autopsi Lina Akhirnya Diungkap Polisi, Terungkap Kebenaran yang Selama Ini Mengarah ke Teddy

Related Articles

Uncategorized

Cerita Lengkap Ibu Tewas Digetok Gagang Cangkul Oleh Putranya, Suami Kaget saat Pulang dari Masjid

Uncategorized

Liga Vietnam akan Bergulir Lagi 15 Mei, Begini Cara Vietnam Kalahkan Pandemi Virus Corona

Uncategorized

Cara Klaim Listrik Gratis PLN selama Tiga Bulan, Klik www.pln.co.id atau Akses WhatsApp

Uncategorized

‎Mendekati Lebaran, Angka Kriminalitas Terus Meningkat

Uncategorized

Subden Jibom Polda Sulsel Observasi Benda Diduga Amunisi Militer yang Ditemukan Warga di Pangkep

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seedbacklink

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • October 2024
  • August 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • February 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022
  • May 2022
  • April 2022
  • March 2022
  • February 2022
  • January 2022
  • December 2021
  • November 2021
  • October 2021
  • September 2021
  • August 2021
  • July 2021
  • June 2021
  • May 2021
  • April 2021
  • March 2021
  • February 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • October 2020
  • September 2020
  • August 2020
  • July 2020
  • June 2020
  • May 2020
  • April 2020
  • March 2020
  • February 2020
  • January 2020
  • December 2019

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

© 2026 ANUNK BLOG | WordPress Theme Ultra News
  • About Us
  • Categories
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sample Page